Peningkatan Aktivitas Hasil Belajar IPS dengan Metode Pembelajaran Inkuiri pada Siswa Kelas VIII SMP

Jumat, 24 Desember 2010 ·

Dalam menghadapi era globalisasi yang penuh tantangan, pendidikan merupakan aspek yang sangat penting karena dengan pendidikan diharapkan mampu membentuk sumber daya manusia yang terampil, kreatif dan inovatif. Untuk membentuk sumber daya manusia sesuai dengan perkembangan jaman diperlukan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan menekankan pada proses belajar yang bertujuan untuk mengembangkan seluruh potensi yang ada pada diri manusia baik aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik. Pendidikan formal yang dilakukan di sekolah-sekolah sampai sekarang tetap merupakan lembaga pendidikan utama yang merupakan pusat pengembangan sumber daya manusia dengan didukung oleh pendidikan dalam keluarga dan masyarakat.

Kegiatan pembelajaran di sekolah adalah kegiatan pendidikan pada umumnya, yang secara otomatis berusaha untuk membawa siswa menuju keadaan yang lebih baik. Profesionalisme guru dalam mengajar sangatlah diperlukan karena setiap siswa mempunyai kemampuan dan cara berfikir yang berbeda-beda. Sehingga dengan profesionalisme guru

yang tinggi dan juga interaksi dari siswa diharapkan target dan tujuan pembelajaran akan tercapai. Hubungan timbal balik antara guru dan siswa dapat terjadi apabila dalam proses belajar mengajar guru berperan sebagai perencana sekaligus sebagai pelaksana dalam mengajar dan mengikutsertakan siswa untuk berperan aktif pada kegiatan pembelajaran. Hal ini akan menjadikan guru dapat mengetahui permasalahan dan kesulitan yang dihadapi oleh siswa. Pembelajaran hakekatnya adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkunganya, sehingga terjadi perubahan perilaku kearah yang lebih baik, maka pembelajaran IPS terpadu yang terdiri dari mata pelajaran Ekonomi, Sejarah, Geografi dan Sosiologi yang bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di masyarakat, memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan yang terjadi, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa kehidupan masyarakat.

Keterbatasan pendidikan tradisional, kadang-kadang waktu para siswa hanya dihabiskan untuk mengisi buku tugas, mendengarkan pengajar, dan menyelesaikan latihan-latihan yang membosankan. Kiranya ujian yang diikuti oleh siswa tidak bisa mengungkapkan pemahaman siswa, mereka hanya mengikuti ujian-ujian yang mengukur kemampuan siswa menghafal fakta-fakta. Pentingnya peran guru dalam pendidikan tidak terlepas dari kemampuan guru dalam menyampaikan materi pada siswa. Oleh karena itu pada proses pembelajaran guru perlu meningkatkan kemampuan mengajar guna menjadi guru professional. Kemampuan guru sebagai salah satu usaha meningkatkan mutu pendidikan sekolah perlu mendapat perhatian. Kemampuan yang dimaksud adalah kemampuan mengajar dangan menerapkan metode pembelajaran yang tepat yang tetap memperhatikan antara lain materi, waktu, dan jumlah siswa dikelas. Untuk itu diperlukan sebuah strategi belajar baru yang lebih memberdayakan siswa. Sebuah strategi belajar yang tidak mengaharuskan siswa menghafal fakta-fakta, tetapi sebuah strategi yang mendorong siswa menemukan pengetahuan di benak mereka sendiri sehingga dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran dan meningkatkan aktivitas belajar IPS. Salah satu metode pembelajaran yang dapat dikembangkan adalah metode inkuiri. Untuk selengkapnya dapat diunduh disini

Related Post

0 comments:

Cari Artikel

Twitter

Facebook

Google+

Blogger