Penerapan Metode Pembelajaran Out Door Study Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada pokok Bahasan Hidrosfer Kelas X SMA

Jumat, 24 Desember 2010 ·

Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan adalah masalah lemahnya proses pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, anak kurang didorong untuk mengembangkan kemampuan berfikir. Proses pembelajaran didalam kelas diarahkan kepada kemampuan anak untuk menghafal informasi ; otak dipaksa untuk mengingat dan menimbun berbagai informasi tanpa dituntut untuk memahami informasi yang diingatnya itu untuk menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Akibatnya? Ketika anak didik kita lulus dari sekolah, mereka pintar secara teoritis tetapi mereka miskin aplikasi ( Wina Sanjaya, 2006:1 ).

Problematika pendidikan yang terjadi di Indonesia salah satunya adalah terdapatnya kesenjangan yang cukup lebar antara pengetahuan yang dimiliki para siswa dengan sikap dan perilakunya. Banyak siswa yang tahu atau hafal materi pelajaran, tetapi tidak mampu mengaplikasikan pengetahuannya bagi peningkatan kualitas kehidupannya. Pembelajaran efektif seharusnya pembelajaran yang lebih memberdayakan siswa dalam proses belajar mengajar. Namun, pembelajaran selama ini hanya berpusat pada guru dan kurang relevan dengan kehidupan siswa. Oleh karena itu, perlu adanya sebuah model pembelajaran yang tidak hanya mengharuskan siswa menghafal fakta-fakta tetapi sebuah model pembelajaran yang mendorong siswa mengkonstruksikan pengetahuan di benak mereka sendiri.


Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara ( Wina Sanjaya, 2006:2 ). Praktek pengajaran Geografi di sekolah selama ini terkesan tidak menarik bagi siswa. Siswa menganggap pelajaran Geografi hanya sebagai pelajaran yang lebih  bersifat hafalan, yakni hanya membeberkan teori-teori saja tanpa ada praktiknya. Sudah bukan rahasia lagi, bahwa geografi merupakan mata pelajaran yang tidak menarik, membosankan, sulit dan lain-lain yang menunjukkan sebenarnya siswa tidak menyukai pelajaran tersebut. Keadaan ini dapat diperparah lagi jika guru mengajarkannya monoton, terlalu teoritis, dan kurang buku ajar. Pokok bahasan Hidrosfer mempunyai Kompetensi Dasar Menganalisis hidrosfer dan dampaknya terhadap kehidupan dimika bumi, sedangkan indikatornya siswa harus mampu untuk:
  1. Mengidentifikasi unsur-unsur utama siklus hidrologi
  2. Mengidentifikasi berbagai jenis perairan darat
  3. Menentukan jenis air tanah berdasarkan letaknya dan mengidentifikasi cirri-ciri sungai menurut profil memanjang
  4. Mendiskripsikan DAS
  5. Menganalisis faktor penyebab kerusakan DAS
  6. Merumuskan upaya-upaya pelestarian DAS
  7. Mendiskripsikan proses terjadinya danau sentani di Papua
  8. Mendiskripsikan rawa bagi kehidupan
Dengan demikian pada pokok bahasan hidrosfer siswa harus mengetahui keadaan hidrosfer secara langsung dilingkungan sekitar mereka, oleh karena itu siswa dituntut untuk mengemukakan pendapat mereka sendiri-sendiri berdasarkan pengetahuan yang telah mereka ketahui. Terkait dengan kompetensi dasar diatas perlu adanya metode pembelajaran yang sesuai dengan indikator yang harus dicapai oleh siswa, yaitu dengan menerapkan metode out door study atau metode di luar ruangan kelas dengan pemberian tugas pada siswa. Metode out door study adalah metode dimana guru mengajak siswa belajar di luar kelas untuk melihat peristiwa langsung di lapangan dengan tujuan untuk mengakrabkan siswa dengan linkungannya. Melalui metode out door study lingkungan diluar sekolah dapat digunakan sebagai sumber belajar. Peran guru disini adalah sebagai motivator, artinya guru sebagai pemandu agar siwa belajar secara aktif, kreatif dan akrab dengan lingkungannya. Dengan demikian diharapkan Metode out door study dalam pengajaran Geografi pokok bahasan Hidrosfer dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA. Untuk selengkapnya dapat diunduh disini

Related Post

Cari Artikel

Twitter

Facebook

Google+

Blogger